Ceritaku Dalam Pangkuan Ibu(kota) Part 1

Sekitar tanggal 10 Juni Andre mendatangiku ke kost.

"Zak, aku mau ke Jakarta nih Sabtu besok, mau ikut gak?" 

Aku yang mendengar rencana itu sedikit berpikir, di satu sisi bisa saja aku menolak, tapi di sisi lain aku juga ingin mencari pengalaman merasakan kejamnya ibukota. 

"Boleh deh, sekalian refreshing juga"

Andre sebenarnya ke sana ingin mendapatkan informasi penerimaan CPNS nasional, dimana dia dan kebanyakan pengunjung yang juga datang serta sempet kami berdua ajak ngobrol berpikir kalau acara yang diselenggarakan di Hotel Grand Sahid Jaya JakPus ini bisa memudahkan mereka yang datang untuk minimal memasukkan berkas untuk mengikuti CPNS Nasional, sehingga hanya perlu daftar online saja plus tetek bengeknya di daerah masing-masing. Tapi kenyataan berkata lain~~~..

Akhirnya cuma sehari aku dan Andre ke hotel tersebut, sisanya kami gunakan dengan memakai fasilitas busway untuk jalan-jalan, salah dua nya ke Monas dan Masjid Istiqlal.

Tanggal 14 Juni aku berangkat memakai kereta api dari stasiun lempuyangan menuju ke stasiun pasar senen. Kami tiba malam minggu, tetapi karena kami tidak menemukan alun-alun JakPus, akhirnya kami inisiatif berjalan kaki ke Bundaran HI. Hal gila yang kami lakukan tapi kemudian menyesal setelah tahu jalur busway bisa digunakan. Tapi keputusan kami tepat, karena selain memang ingin menikmati malamnya ibukota, busway pun sudah mendekati waktu tutup *bisa aja ngeles yak, hehe


Foto diatas ketika aku dan Andre yang berjalan sudah sampai di Tugu Tani, tempat dimata kejadian mobil Xenia yang memakan korban ketika naik ke trotoar.

Setelah sampai tidak lupa lah saya mengambil foto di bundaran HI, disampingnya kami menemukan bapak tukang nasi goreng, karena memang belum makan dari tadi maka kami berdua pun memesannya.

"Nasgornya berapa Pak?" Andre bertanya ke tukang nasi goreng.

"10ribu seporsi Mas". Andre langsung menatapku meminta persetujuan. Aku hanya mengangguk karna memang sudah lapar daritadi. 

"Pesan 2 porsi Pak". 

"Minumnya pesan di sana ya Mas" kata tukang nasgor sambil menunjuk gerobak penjual air minum.

"Sini aku yang pesan, kamu pesan apa Ndre?" ujarku

"Nutrisari jeruk aja Zak". Kemudian aku pesanlah 2 gelas Nutrisari jeruk.

Sambil menunggu pesanan, kami berdua bergantian mengambil foto di depan bundaran HI.


Selesai makan, kami berdua kerja keras mencari penginapan untuk tidur barang sehari, karna memang badan letih, tentu kami seenggak ingin tidur di kasur walau hanya untuk sehari. Dan disini lah kami mendapat kenalan bagus di JakPus.

Bersambung..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih komentar, kritik maupun sarannya..

Komentarmu yang membuat blog ini tetap ada :)

Ingin script kodingmu terbaca di blog? Copy scriptmu DISINI

© Kucoba.com Webmaster Tools | Blogger Tool