Pages

Tampilkan postingan dengan label Bacaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bacaan. Tampilkan semua postingan

REVIEW Justice League Movie: Dua Aktor Ini Kurang Pas

Dua hari yang lalu saya menonton film superhero yang selalu saya ikuti di film animasinya. Bukan, bukan superhero Thor: Ragnarok. Film superhero yang saya maksud adalah Justice League. Ya, saya penggemar DC. Tekhusus pada salah satu ikonnya, yaitu Batman.

Setiap Cerita Punya Ruang Sendiri Di Dalam Hati

Let It Go

Sebuah novel yang tadinya aku kira cuma sebuah novel anak muda biasa yang mengisahkan tentang percintaan dan segala tetek bengeknya. Siapa kira kalau ternyata buku ini mempunyai 'isi'. Aku mendapatkan buku ini dari sortiran yang terdapat di tumpukan koleksi sumbangan ke komunitasku. Bukan menjadi hak milih sih, tapi lebih ke peminjaman. Tenang, aku bukan orang yang tidak menjaga amanah.

Awalnya ya tadi, aku meremehkan buku ini. Nanti saja ah membacanya, kisah percintaanku sendiri sedang menunggu untuk dibukukan. Itupun kalau tidak keburu aku hapus sendiri kalimat yang aku 'curhat' kan. Gimana mau jadi buku coba?

Alhasil, karena sedang menunggu antrian masuk warnet dan aku benci menunggu tanpa melakukan hal yang bermanfaat, aku baca jua lah buku itu. Berawal dari kisah SMA. Seperti biasa, klise aku pikir untuk novel romantis. Tapi setelah berlembar-lembar aku baca, aku tekuni tiap karakter yang dibuat oleh penulis, kok ada yang bikin tertarik? Khususnya malam ini dan aku baru menyadari sampai nyeletuk "Keren juga ini buku". Memang benar kalimat sakti: Don't judge book by a cover. Lihat saja cover unyunya itu. Cocok sih sama genre-nya dan aku pun merasa bersalah.

Baik, lanjut lagi. Aku baru sampai halaman 60, dan sudah bilang buku ini keren, Kenapa? Ada salah satu karakter yang menarik bagiku. Dia adalah Caraka. Seorang pemuda dengan tampilan berandalan, pikirannya transparan alias mudah ditebak, dan selalu bertindak baru mikir, tapi ternyata suka membaca buku, menonton film, bahkan suka sejarah. Wow, segala hal indah yang wajar ada di novel sih. Tapi lagi, bukan itu saja yang bikin keren. Ada beberapa kalimat dari si Caraka ini yang membuatku sampai ingin menuliskannya, yaitu

"Aku baca buku karena aku suka, bukan karena aku mengharapkan suatu penilaian dari orang-orang di sekitar aku. Bukan karena aku ingin dianggap hebat atau pintar atau berpendidikan atau beradab cuma karena udah baca sebuah karya sastra".

Owh iya, Caraka ini bahkan diceritakan pernah membaca sebuah karya Pramoedya Ananta Toer yang berjudul Bukan Pasar Malam. Gila, aku aja gak tau itu buku apa, hahahaha.


Pintu Sukses Usia 20-an

Dalam sebuah survey yang dilakukan oleh Quora, sebagaimana dilansir Businessinsider baru-baru ini, peserta diberi pertanyaan: “Apa yang bisa saya lakukan di usia 20-an yang akan membantu saya sukses di masa depan?”


Dari sejumlah masukan yang dirangkum, diperoleh kesimpulan bahwa usia 20-an bisa menjadi pintu sukses dengan melakukan hal-hal sederhana berikut ini:

1. Belajarlah mengatur waktu dengan baik
Mengatur waktu sebetulnya tidak mesti dipelajari di sekolah. Cobalah untuk mengatur jadwal sendiri. Tanpa disadari, di usia muda tersebut Anda akan mulai meletakkan dasar yang baik untuk karir, memulai kehidupan romantis, menjalani kehidupan sosial, sambil tetap memiliki waktu untuk diri Anda sendiri. Dalam situasi ini, Anda harus bisa mengatur waktu dan menangani prioritas. Silahkan mencoba berbagai cara atau pendekatan sampai Anda benar-benar terbiasa dan ahli mengatur waktu dengan baik.

2. Jangan terlalu lama menggunakan smartphone
Generasi masa kini sangat dekat dengan aneka smartphone, bahkan boleh dikata sangat lengket dengan aneka gadget dan aplikasi media sosial. Namun demikian, perlu disadari bahwa jika seseorang menyukai foto Anda di Facebook, atau menyukai artikel Anda di media online, tidaklah sepenting apa yang sebenarnya terjadi di sekeliling Anda. Jika Anda mencoba lebih memperhatikan kejadian nyata di sekeliling, Anda sebetulnya bisa belajar banyak hal, mendengar lebih baik, dan berkontribusi terhadap percakapan sekitar Anda.

3. Bepergianlah (traveling) sebanyak mungkin
Di usia 20-an, Anda sebetulnya sudah cukup dewasa untuk bepergian, dan belajar banyak hal dari lingkungan dan orang lain. Traveling akan membuka kesempatan mengenal berbagai budaya baru dan membuka wawasan akan cara berpikir baru. Selain itu, sering bepergian akan membantu Anda lebih percaya diri, meningkatkan keterampilan berinteraksi, serta menambah berbagai kenangan yang akan memperkaya kehidupan.


Testimoni "Sepasang Kaos Kaki Hitam"

Selamat pagi temen-temen blogger!

Pagi ini aku ketik artikel ini sembari mendengarkan berulang-ulang lagunya Peterpan - Aku & Bintang.

Entah, sepertinya aku terkena virus. Bukan virus komputer. Tapi virus yang membuatku menyatakan hari ini sebagai Mellow Day.

Pagi ini aku entah kenapa bisa bangun di waktu subuh. Kemudian setelah tidak ada kegiatan, aku ambil inisiatif melanjutkan bacaan novelku yang sengaja aku tunda agar tidak kehilangan bahan bacaan ketika semua hal sudah terlalu bosan aku jalani.

Sebuah novel Sepasang Kaos Kaki Hitam cukup membuatku tertarik untuk membacanya. Entah kenapa kalo penulisnya seorang lelaki dan alur ceritanya menarik, maka aku tak segan menghabiskan waktuku untuk membaca dan menghayatinya.

Dalam novel ini yang membuatku menarik adalah filosofi lukisan seorang pelukis dengan asistennya yang ternyata itu adalah representasi antara hamba dengan Tuhannya.


Komik Doraemon Episode Terakhir :(

Bagi yang mengalamin masa kanak-kanak pada awal tahun 90-an tentu tidak akan lupa menonton doraemon setiap hari mingu jam 8 di RCTI (sampai sekarang!). Bagi yang beagama Kristen mungkin tidak pernah menonton doraemon kecuali beli videonya. ini sering kali dikeluhkan oleh teman saya, sehingga jalan satu-satunya dulu utuk menikmati doraemon adalah dengan membeli komiknya (dulu belom ada vcd bos), yang senang tentu saya, hehehe (bisa minjem… :p). nah untuk  doraemon yang telah mengisi hidup kita, anak indonesia selama 20 tahun lebih sekarang,

Saya ingin mempost (walau sudah basi) sebuah cerita tetang akhir atau ending Doraemon yang telah beredar di internet selama beberapa tahun sekarang. seperti disebutkan tadi. ini memang cerita basi sih di kalangan blogger maupun pencinta Doraemon sejati. namun sekalipun pencinta rupanya saya pun ketinggalan berita ini. jika tidak sengaja baca artikel di wikipedia mungkin saya bablas aja kali yah, hehehe. dan inilah versi bahasa indonesia yang saya temukan di photobucket.com. jadi bagi yang belom baca episode ini, nikmatilah. Namun saya jelaskan bahwa ini merupakan ending yang “tidak resmi” (untuk mengetahui beberapa ending lainnya silahkan baca di wikipedia) karena sebenarnya penerbit doraemon tidak setuju jika ada ending dalam komik doraemon, soalnya doraemon khan timeless (atau masih nyari untung? hehhe), namun “Tajima T Yasue” di tahun  2005 menerbitkan komik ini dan laku sekitar 13000 kopi. Namun kemudian dia meminta maaf kepada pemilik hak paten doraemon.

silahkan nikmati
Ingin script kodingmu terbaca di blog? Copy scriptmu DISINI

© Kucoba.com Webmaster Tools | Blogger Tool