Berikut adalah catatan dokumenter yang diangkat dari kisah nyata saya sendiri
Kejadian ini bermula pada tanggal 29 Oktober 2010, dimana aku sedang tidak ada UTS untuk besok harinya, sehingga rasanya ingin menghabis waktu sehari penuh untuk bersenang-senang. Kala itu waktu sudah menunjukkan pukul satu dinihari yang berarti sudah memasuki tanggal 30 OKTOBER 2010.
Aku tertidur dengan pulasnya, namun tiba-tiba aku bermimpi aneh, seperti terjadi gempa di daerahku, yakni jalan kaliurang, maklum saja gunung merapi sedang hebat-hebat nya beberapa hari ini, aku pun terbangun, tiba-tiba dari luar kamar terjadi keributan yang membuatku penasaran untuk mengecek apa yang terjadi.
"Owh cuma keributan biasa" pikirku. tetapi anggapanku itu segera sirna setelah kakak tingkat yang tinggal berbatas dua kamar dengan kamarku berkata
“Mas, ikut turun gak?”
“Ada apa Mas?” jawabku penasaran. Dia lalu berkata
“Itu lho hujan abu, kalau-kalau terjadi apa-apa, saya saranin sih turun saja ke daerah kota, sudah sampai kampus soalnya”.
Kejadian ini bermula pada tanggal 29 Oktober 2010, dimana aku sedang tidak ada UTS untuk besok harinya, sehingga rasanya ingin menghabis waktu sehari penuh untuk bersenang-senang. Kala itu waktu sudah menunjukkan pukul satu dinihari yang berarti sudah memasuki tanggal 30 OKTOBER 2010.
Aku tertidur dengan pulasnya, namun tiba-tiba aku bermimpi aneh, seperti terjadi gempa di daerahku, yakni jalan kaliurang, maklum saja gunung merapi sedang hebat-hebat nya beberapa hari ini, aku pun terbangun, tiba-tiba dari luar kamar terjadi keributan yang membuatku penasaran untuk mengecek apa yang terjadi.
"Owh cuma keributan biasa" pikirku. tetapi anggapanku itu segera sirna setelah kakak tingkat yang tinggal berbatas dua kamar dengan kamarku berkata
“Mas, ikut turun gak?”
“Ada apa Mas?” jawabku penasaran. Dia lalu berkata
“Itu lho hujan abu, kalau-kalau terjadi apa-apa, saya saranin sih turun saja ke daerah kota, sudah sampai kampus soalnya”.

